• capture1

    Kriteria Jurnalisme Publik Tidak Banyak Dipenuhi Media Online

    oleh: Dhimas Hakim |

    Jurnalisme publik pada dasarnya menitikberatkan pada hadirnya masalah publik serta keberagaman suara publik tanpa meninggalkan kaidah profesionalitas jurnalistik. Namun, media online Indonesia tidak mengindahkan pentingnya elemen kepublikan dalam liputannya. Riset yang dilakukan Tim Peneliti Digi-Journalism.or.id mengindikasikan hal tersebut. Berita yang tidak mendalam dan mengabaikan kepentingan publik menjadi masalah utama media daring. Akibatnya, muncul berita-berita sensasional […] — Lanjut membaca…

  • Kuskridho Ambardi, MA, Ph.D. mengatakan bahwa jurnalisme publik penting untuk dijalankan saat ini agar jurnalisme online tidak terjebak kepada jurnalisme yang dangkal (15/10).

    Quality News vs Popular News

    oleh: Dhimas Hakim |

    LEBIH dari 30 peserta berlatar belakang jurnalis online di media lokal DIY mengikuti workshop “Jurnalisme Publik di Media Online” pada Sabtu (15/10) di Wisma MM UGM. Workshop yang diselenggarakan oleh Digi-Journalism.or.id CfDS UGM dengan sponsor dari Tifa Foundation tersebut membekali para peserta dengan cara pandang jurnalisme publik untuk media online. Jurnalisme publik menekankan pada bobot […] — Lanjut membaca…

  • _mg_0858

    Menilai Kualitas Media Online Lewat Digi-rate

    oleh: Dhimas Hakim |

      Lisa Lindawati mengatakan dibutuhkan suatu piranti yang mampu menilai kualitas media online secara cepat, tepat, dan efisien, Jumat (23/9/2016)   Media online yang semakin banyak membuat pengawasan kinerja jurnalisme online memiliki tantangan sendiri. Munculnya Detik.com sebagai perintis situs berita online di Indonesia menarik berbagai media untuk membuat media di ranah yang serupa. Pun begitu, […] — Lanjut membaca…

  • asa

    Mau Dibawa Ke Mana Jurnalisme Online Kita?

    oleh: Sarca Putera |

    [Jog] SAAT ini media online berkembang menjadi referensi utama bagi masyarakat untuk mendapatkan berita. Akan tetapi jurnalisme online di Indonesia masih mencari bentuk. Model berita semacam apa yang tepat untuk media online kita? Anggota Dewan Pers Nezar Patria menyebut jurnalisme online tak harus identik dengan berita pendek yang kerap tidak akurat. Hal itu ia sampaikan dalam […] — Lanjut membaca…

  • Instant Articles: Berkawan Dengan Media Sosial

    oleh: Lisa Lindawati |

    Semakin jarang orang mencari berita langsung ke portal berita, melainkan melalui link yang tertaut di media sosial (baca: Tiga Jalan Menuju Berita Online). Agar tetap diakses, mau tidak mau para Publisher harus berkawan dengan media sosial. Memanfaatkan kesempatan, media sosial mengembangkan aplikasi penampil berita dalam platformnya. Setelah ada Yahoo News Digest muncul Line News Digest […] — Lanjut membaca…

  • VIK Mari Melihat Berita_warna

    Visual Interaktif Kompas.Com: Mari Melihat Berita

    oleh: Sarca Putera |

    AKHIR Februari 2016 lalu, Kompas meluncurkan VIK (Visual Interaktif Kompas). Dengan memadukan kekuatan multimedia seperti foto, video, audio, maupun grafis VIK.Kompas.com menyajikan berita panjang. Ia tidak hanya mengajak netizen untuk membaca berita, melainkan melihat berita. VIK.Kompas.com juga membuktikan membaca berita tak harus linear. Tampilan laman Home VIK.Kompas.com memikat. Foto still atau animated menjadi latar penuh dari […] — Lanjut membaca…

  • Detik Hoax or Not

    Cek Informasi Viral di “Hoax or Not” Detik.com

    oleh: Shinta Puruhita |

    RAGAM informasi melalui media online menyerbu netizen. Tak jarang, kabar bohong menyaru seakan-akan informasi yang valid. Kabar bohong atau hoax memicu munculnya keresahan atau kekhawatiran di masyarakat. Merespon fenomena ini, Detik.com meluncurkan kolom Hoax or Not sejak Januari 2016 lalu. Jika seseorang ragu dengan edaran pesan instan, cobalah ia cek Hoax or Not Detik.com. Di […] — Lanjut membaca…

  • Line News Digest

    Membaca Berita Melalui Line News Digest

    oleh: Zainuddin Muda |

    LINE, aplikasi pesan instan asal Jepang, tak bosan berinovasi demi memanjakan pengguna setia juga menarik pengguna baru. Inovasi itu tidak saja berupa tampilan atraktif namun juga pembaruan fitur layanan. Terobosan teranyar adalah Line News Digest, diluncurkan Line Indonesia per 14 Maret 2016. Fitur Line News Digest beroperasi laiknya pengumpul berita online (online news aggregator). Fitur […] — Lanjut membaca…

  • 11205627_1479239645713472_493478084068429842_n

    Digi Journalism: Situs Pertama Awasi Praktik Jurnalisme Online di Indonesia

    oleh: Gilang Parahita |

    Pada Kamis (10/9) lalu, situs www.digi-journalism.or.id diluncurkan di Yogyakarta yang dibarengi dengan diskusi publik: “Jurnalisme Online: Truth in the Making?” Situs ini bertujuan untuk melakukan monitoring berita-berita media online dan mendiskusikan isu-isu etika dan profesionalisme yang muncul dalam praktik jurnalisme online di Indonesia. — Lanjut membaca…

  • IMG_8497

    Peluncuran Situs DIGI-JOURNALISM

    oleh: Gilang Parahita |

    SITUS Digi-Journalism.Or.Id akan diluncurkan secara resmi pada 10 September 2015 di Bulaksumur Hall, UC UGM, pukul 08.00-13.00. Peluncuran tersebut akan disertai dengan agenda diskusi publik bertema “Jurnalisme Digital: Truth In The Making?”

    Kuskridho Ambardi, pengelola situs Digi-Journalism.Or.Id sekaligus salah satu pemateri acara diskusi tersebut menuturkan, “Situs tersebut adalah upaya kami untuk mendekatkan hasil riset kami dengan publik pemerhati dan praktisi jurnalisme. Selanjutnya, platform tersebut kami harap bisa menjadi ruang diskusi publik untuk jurnalisme online Indonesia.” — Lanjut membaca…