Membaca Berita Melalui Line News Digest

Cetak artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Line News Digest

LINE, aplikasi pesan instan asal Jepang, tak bosan berinovasi demi memanjakan pengguna setia juga menarik pengguna baru. Inovasi itu tidak saja berupa tampilan atraktif namun juga pembaruan fitur layanan. Terobosan teranyar adalah Line News Digest, diluncurkan Line Indonesia per 14 Maret 2016.

Fitur Line News Digest beroperasi laiknya pengumpul berita online (online news aggregator). Fitur ini menyediakan berbagai situs berita dan menampilkannya sebagai pilihan inti sari berita (news digest). Sekali pengakses mengklik berita yang dipilih, Line akan memuat laman asli sumber berita tersebut. Berbagai macam situs berita online di Indonesia diakomodasi dalam fitur ini, seperti Kompas.com, Detik.com, Liputan6.com, Merdeka.com, Brilio.net, dsb.

Umpan berita (news feeds) dari tiga media diletakkan pada panel paling atas dalam kanal lini masa (timeline). Topik berita mencakup hiburan, olahraga, teknologi, kesehatan, dan berbagai peristiwa teraktual saat itu. Pilihan berita akan berganti secara acak dan pengacakan dijalankan oleh mesin Line secara otomatis. Tampilan laman berita juga sudah dimodifikasi oleh Line. Jika ingin melihat halaman berita asli maka pengguna cukup memilih original article, atau jika akan membaca berita lainnya (dari sumber yang sama) maka pilihan recommended articles adalah jawabannya.

Sesungguhnya inovasi semacam ini bukanlah temuan yang benar-benar baru sebab Yahoo telah lebih dulu memulainya dengan Yahoo News Digest tahun 2014 dan Facebook melalui Instant Articles tahun 2015. Line News Digest berbeda dengan pendahulunya karena ia menjadi fitur pembaca berita pertama yang terintegrasi dengan aplikasi pesan instan yang umumnya hanya digunakan untuk berkomunikasi semata.

Di samping itu, kelahiran produk ini nyatanya menjadi refleksi dari aktivitas yang kerap dilakukan pengguna internet Indonesia yaitu networking, browsing, messaging, dan news reading. Kombinasi dari keempat kegiatan terpopuler tersebut diramu dalam satu aplikasi sehingga konsep all in one apps (yang melengkapi sebagian besar pengalaman berinternet) dapat tersaji secara paripurna.

Line Indonesia jelas jeli dalam menyoroti prospek profit yang mungkin menguat dengan hadirnya Line News Digest, sebut saja kenaikan tingkat unduhan yang berdampak positif pada penambahan pengguna. Ditambah lagi dengan jumlah pengguna Line keempat terbanyak di dunia tahun 2015 ada di Indonesia.

(ZM)