Menilai Kualitas Media Online Lewat Digi-rate

Cetak artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 

upload

Lisa Lindawati mengatakan dibutuhkan suatu piranti yang mampu menilai kualitas media online secara cepat, tepat, dan efisien, Jumat (23/9/2016)

 

Media online yang semakin banyak membuat pengawasan kinerja jurnalisme online memiliki tantangan sendiri. Munculnya Detik.com sebagai perintis situs berita online di Indonesia menarik berbagai media untuk membuat media di ranah yang serupa. Pun begitu, kualitas jurnalisme online ternyata tidak berbanding lurus dengan jumlah media online yang semakin banyak. Hal tersebut memunculkan pertanyaan berkaitan pengawasan media online: perlukah sebuah piranti untuk melakukan penilaian terhadap kualitas berita online di berbagai media secara efektif dan efisien?

Berangkat dari pertanyaan tersebut, komunitas pemerhati jurnalisme online yang tergabung dalam Digi-Journalism meluncurkan aplikasi Digi-rate. Bertempat di Gedung Perpustakaan UGM lantai 2 pada Jumat (23/9),  kegiatan yang bertajuk Diseminasi Hasil Penelitian dan Workshop Pembentukan Komunitas Digi-Journalism.or.id ini dihadiri oleh perwakilan pers mahasiwa dari daerah Yogyakarta.

Digi-rate digadang-gadang mampu menjadi alat untuk memudahkan pengawasan terhadap kualitas berita online di Indonesia. Fungsi utama dari Digi-rate adalah sebagai mesin pengumpul berita dari portal berita online lalu membuat peringkatnya sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan oleh pengguna.

Cara penggunaannya cukup mudah. Pengguna memilih portal berita online yang ingin diteliti. Kemudian, pengguna memasukkan parameter dan instrumen penelitian yang dibutuhkan. Setelah itu, pengguna tinggal mengisi kolom nilai sesuai dengan instrumen yang sudah ada. Akhirnya, Digi-rate akan memberikan hasil berupa nilai rata-rata dari total nilai dari instrumen penelitian.

Saat ini, Digi-rate hanya mampu mengambil berita dari situs berita daring saja. Namun, tidak menutup kemungkinan di masa depan bahwa berita yang berasal dari media-media lain mampu diambil oleh Digi-rate.

Selain meluncurkan aplikasi Digi-rate, Digi-Journalism juga memaparkan hasil penelitiannya tentang “Monitoring Praktik Jurnalisme di Media Online”. Penelitian tersebut mengambil sampel 5 portal berita online, yaitu Kompas.com (www.kompas.com), Detik.com (www.detik.com), Liputan6.com (www.liputan6.com), Tribunnews.com (www,tribunnews.com), dan Merdeka.com (www.merdeka.com). Portal berita tersebut dipilih berdasarkan tingkat popularitas di situs alexa.com. Kemudian, dalam penelitian tersebut juga ditentukan tiga isu publik sebagai tema penelitian, yaitu harga daging sapi, simposium 1965, dan reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Hasilnya, dari aspek teknikalitas, 5 portal berita itu rata-rata memiliki peringkat yang baik. Sedangkan untuk aspek substantif, secara keseluruhan berita dari situs kompas.com menempati peringkat tertinggi, disusul tribunnews.com, detik.com, merdeka.com dan terakhir liputan6.com.